Maha Parinibbana Hyang Buddha

MAHA PARINIBBANA HYANG BUDDHA

parinibbana

Setelah berjuang tanpa mengenal lelah selama empat puluh lima tahun berkelana mengajarkan Dhamma, pada usia delapan puluh tahun Hyang Buddha parinibbana (meninggal) di bawah pohon Sala kembar di Kusinara, pada tahun 543 SM.

Sebelum Parinibbana, Hyang Buddha memberikan pesan terakhir kepada siswa-siswanya sebagai berikut :

“Jadilah pelita bagi dirimu sendiri,

Jadilah pelindung bagi dirimu sendiri,

Janganlah menyandarkan nasibmu pada makhluk lain,

Peganglah teguh Dhamma sebagai pelita,

Peganglah Dhamma sebagai pelindungmu”.

“O Para Bhikkhu, Dhamma telah aku ajarkan kepadamu,

Pelajarilah dengan cermat,

Peliharalah,

Kembangkanlah, dan

Latihlah dengan baik

Sehingga Penghidupan Suci dapat telaksana dengan baik

Dan dapat bertahan lama,

Demi kesejahteraan dan Kebahagiaan umat manusia”.

Beberapa Bhikkhu menerima parinibbana Hyang Buddha dengan penuh kesadaran dan pengertian, beberapa Bhikkhu yang lain menerima parinibbana Hyang Buddha dengan ratapan dan tangisan pilu karena kesedihannya.

Kini Hyang Buddha telah tiada, namun Dhammanya tetap ada sepanjang masa, menjadi pedoman untuk mencapai kesejahteraan dan kebahagiaan hidup umat manusia.

Sebelumnya :

<< Pemutaran Roda Dharma

<< Kembali Ke Riwayat Buddha Sakyamuni

1 Komentar

  1. Ali said,

    18 Desember 2014 pada 14:55

    Namo Tassa Bhagavato Arahato Sammasambuddhassa 3x


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: